Sabtu, 25 Juni 2016

BNN sidoaarjo lakukan tes urin terhadap sopir bus di terminal purabaya

Badan Narkotika Nasional (BNN) Sidoarjo, Polres Sidoarjo dan Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya melakukan pemeriksaan kesiapan armada angkutan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. Kemarin (24/6), puluhan sopir bus baik Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan  Antar Kota Antar Provinsi (AKAP), dites urine di Terminal Purabaya.
Dipimpin oleh Kepala BNN Kabupaten Sidoarjo AKBP Supriyanto dan dari Kasatnarkoba Polres Sidoarjo AKP Redik Tribawanto, para sopir bus dipilih secara acak untuk dites urine-nya itu. Dari 20 yang melakukan tes, 17 di antaranya adalah sopir AKAP dan tiga orang sisanya merupakan AKDP. Hasilnya, semua sopir dinyatakan negatif mengkonsumsi narkoba. “Tidak ada yang positif. Kami memang mengutamakan sopir yang perjalanannya jarak jauh,” terang Supriyanto.
Ia menjelaskan sopir bus jarak jauh lebih lebih rentan melakukan penyalahgunaan narkoba. “Mungkin saja ia menkonsumsi narkoba supa ya tidak ngantuk,” jelasnya. Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa kegiatan ini bisa membantu menciptakan suasana mudik lebaran yang kondusif. “Supaya penumpang merasa aman,” tuturnya. http://kursrupiah.net/dolar-kembali-menguat-jelang-referendum-uni-eropa-laju-rupiah-bisa-tertahan/4226/
Sementara itu, keamanan di Terminal Purabaya menjadi prioritas bagi arus mudik dan arus balik Lebaran. Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya bersama pihak kpolisian memeriksa kesiapan armada angkutan arus mudik dan balik Lebaran tahun ini. Secara rutin, kesiapan ar mada bus dicek. Bagi bus yang tidak memenuhi persyaaratan laik jalan, akan dikeluarkan dari ter- minal di Desa Bungurasih, Waru, ini.
 Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dishub Surabaya Irvan Wahyu Drajat mengatakan bus yang dikeluarkan tanpa penumpang itu jika armada bus tidak dilengkapi dokumen administrasi serta alat kelengkapan fisik armada.

sumber: radar sidoarjo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar